Fungsi Administrasi Menurut Mills dalam Konteks Indonesia

fungsi administrasi menurut mills dalam konteks indonesia 15619

Administrasi telah menjadi salah satu disiplin dalam bidang manajemen yang penting. Ini adalah cabang yang terutama membantu manajer untuk mencapai tujuan organisasi. Salah satu penulis yang terkenal tentang administrasi adalah Frederic W. Mills. Menurut Mills, ada empat fungsi utama administrasi yaitu: Perencanaan, Organisasi, Pengarahan, dan Kontrol.

Fungsi Perencanaan

Fungsi Perencanaan

Fungsi perencanaan adalah untuk menentukan tujuan organisasi dan mencari cara untuk mencapainya. Perencanaan harus mencakup strategi, tujuan, kebijakan, prosedur, dan rencana-rencana yang harus dilaksanakan. Dalam konteks Indonesia, Mills menekankan pentingnya manajer untuk menyusun rencana yang realistis dan terukur untuk mencapai tujuan organisasi. Perencanaan ini harus dilakukan dengan mempertimbangkan tujuan organisasi, sumber daya yang tersedia, dan kondisi pasar yang berlaku.

Fungsi Organisasi

Fungsi Organisasi

Organisasi adalah sebuah proses yang memungkinkan manajer untuk mengorganisasi sumber daya organisasi secara efektif. Ini termasuk mengatur orang, keuangan, dan sumber daya lainnya untuk mencapai tujuan organisasi. Dalam konteks Indonesia, Mills menekankan pentingnya manajer untuk mengembangkan struktur organisasi yang efisien. Struktur organisasi harus dirancang untuk membuat penggunaan sumber daya secara efektif dan untuk mencapai tujuan organisasi.

Fungsi Pengarahan

Fungsi Pengarahan

Fungsi pengarahan adalah untuk mengkoordinasikan aktivitas anggota organisasi untuk mencapai tujuan mereka. Ini termasuk mengkomunikasikan tujuan organisasi kepada anggota organisasi, menyediakan motivasi dan dukungan untuk mencapai tujuan, dan mengkoordinasikan aktivitas anggota organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam konteks Indonesia, Mills menekankan pentingnya manajer untuk meyakinkan anggota organisasi tentang tujuan organisasi dan menciptakan lingkungan yang dapat mendorong dan memotivasi mereka untuk mencapai tujuan tersebut.

Fungsi Kontrol

Fungsi Kontrol

Fungsi kontrol adalah untuk memastikan bahwa tujuan organisasi telah dicapai dengan efisiensi dan efektivitas. Ini termasuk mengidentifikasi masalah yang mungkin akan menghambat pencapaian tujuan, mengadopsi cara untuk mengatasi masalah tersebut, dan mengawasi kinerja anggota organisasi untuk memastikan bahwa mereka mematuhi kebijakan organisasi. Dalam konteks Indonesia, Mills menekankan pentingnya manajer untuk mengawasi kinerja anggota organisasi secara teratur dan memastikan bahwa mereka mematuhi kebijakan organisasi.



Menurut Mills, ada empat fungsi utama administrasi yaitu: Perencanaan, Organisasi, Pengarahan, dan Kontrol. Dalam konteks Indonesia, Mills menekankan pentingnya manajer untuk menyusun rencana yang realistis dan terukur untuk mencapai tujuan organisasi, mengembangkan struktur organisasi yang efisien, meyakinkan anggota organisasi tentang tujuan organisasi, dan mengawasi kinerja anggota organisasi secara teratur.

You May Also Like

About the Author: Moh Akbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *