Cerita Pendek tentang Membuang Sampah di Tempatnya

cerita pendek tentang membuang sampah di tempatnya 15686

Semua orang harus peduli terhadap pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Dengan cara ini, kita bisa mencegah sampah yang tidak terurus tumbuh besar dan berdampak buruk bagi lingkungan. Ini adalah cerita pendek tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya.

Kisah Si Bocah dan Pohon Apel

Kisah Si Bocah dan Pohon Apel

Si Bocah adalah seorang anak kecil yang tinggal di kampung. Di kampungnya, ada sebuah pohon apel yang tumbuh subur di sebelah rumahnya. Setiap hari, Si Bocah akan duduk di bawah pohon apel dan memandangi pemandangan alam yang indah. Suatu hari, Si Bocah duduk di bawah pohon apel dan menemukan sampah yang tercecer di sekitarnya. Si Bocah pun memutuskan untuk mengambil sampah-sampah itu dan membuangnya di tempat sampah yang tepat.

Kelakuan Si Bocah Dimulai Memberi Inspirasi

Kelakuan Si Bocah Dimulai Memberi Inspirasi

Ketika ibu Si Bocah melihat apa yang dilakukan anaknya, ia pun mengikuti teladan anaknya. Ibu Si Bocah pun berjalan ke sekitar kampungnya dan mulai mengambil sampah-sampah di jalan dan membuangnya di tempat sampah yang tepat. Tidak lama kemudian, orang-orang di kampung pun mulai mengikuti tindakan ibu Si Bocah. Mereka pun mulai bersama-sama membersihkan kampung dari sampah yang bertebaran.

Kampung Bersih dan Sehat

Kampung Bersih dan Sehat

Dengan kerjasama yang baik, kampung yang tadinya penuh dengan sampah pun berubah menjadi bersih dan sehat. Orang-orang di kampung pun dapat menikmati udara segar dengan lebih nyaman. Si Bocah pun merasa senang karena ia menginspirasi orang-orang di sekitarnya untuk membuang sampah pada tempatnya.



Ini adalah cerita pendek tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Cerita ini mengajarkan kepada kita bahwa dengan kerjasama yang baik, kita bisa bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini juga menunjukkan bahwa setiap orang bisa menginspirasi orang lain. Oleh karena itu, mari kita mulai membuang sampah pada tempatnya hari ini juga!

You May Also Like

About the Author: Moh Akbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *