Pencegahan Penyakit: Pencegahan Preventif, Kuratif, dan Rehabilitasi

pencegahan penyakit pencegahan preventif kuratif dan rehabilitasi 5368

Penyakit menjadi masalah yang serius bagi masyarakat saat ini. Oleh karena itu, pencegahan penyakit merupakan hal yang penting untuk menyelamatkan banyak orang. Pencegahan penyakit dapat dibagi menjadi tiga golongan, yaitu pencegahan preventif, pencegahan kuratif, dan pencegahan rehabilitasi.

Pencegahan Preventif

Pencegahan Preventif

Pencegahan preventif adalah tindakan yang dilakukan sebelum seseorang terkena penyakit. Tujuan utama pencegahan preventif adalah untuk mencegah penyakit dari menyerang seseorang. Contohnya, menjalani pola hidup sehat, seperti berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, dan menghindari minuman beralkohol. Selain itu, mengikuti vaksinasi rutin juga termasuk dalam pencegahan preventif untuk mencegah penyakit yang berbahaya.

Pencegahan Kuratif

Pencegahan Kuratif

Pencegahan kuratif adalah tindakan yang dilakukan setelah seseorang terkena penyakit. Tujuan utama pencegahan kuratif ini adalah untuk mengatasi penyakit yang sudah ada. Contohnya, pengobatan dengan obat-obatan, pembedahan, dan radioterapi. Dengan melakukan cara-cara tersebut, seseorang dapat mengobati penyakit yang sudah dideritanya.

Pencegahan Rehabilitasi

Pencegahan Rehabilitasi

Pencegahan rehabilitasi adalah tindakan yang dilakukan setelah seseorang sembuh dari penyakit. Tujuan utama pencegahan rehabilitasi ini adalah untuk membantu seseorang untuk kembali ke kehidupan normal. Contohnya, fisioterapi untuk memulihkan otot-otot yang rusak, psikoterapi untuk memulihkan mental dan emosi, dan pelatihan untuk membantu seseorang untuk kembali menjalani kehidupan seperti semula.



Pencegahan penyakit adalah hal penting yang harus dilakukan untuk menyelamatkan banyak orang. Pencegahan penyakit dapat dibagi menjadi tiga golongan, yaitu pencegahan preventif, pencegahan kuratif, dan pencegahan rehabilitasi. Dengan melakukan cara-cara pencegahan penyakit ini, maka seseorang dapat terhindar dari penyakit yang berbahaya.

You May Also Like

About the Author: Moh Akbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *